OPEN SOURCE ON THE SCHOOL
Pelaksanaan : 2025-10-20 s/d 2025-09-22
Dalam upaya mempercepat implementasi teknologi, kurikulum pendidikan sudah mulai mengintegrasikan aplikasi relevan. Namun, praktik masih banyak bergantung pada perangkat lunak berbayar. Padahal, pemanfaatan aplikasi sumber terbuka (FOSS) bisa menghemat biaya dan memberi kebebasan penggunaan, meski masih dianggap rumit karena ketergantungan pada aplikasi tertutup. Melihat hal ini, Dinus Open Source Community (DOSCOM) berinisiatif mengedukasi generasi muda lewat program Open Source On The School (OOTS). Salah satu agendanya adalah Doscom Code & Explore (DOSCODE), yaitu kegiatan pengantar yang dibawakan langsung di sekolah-sekolah. Setelah sukses digelar di SMK Palapa pada 2022, DOSCODE kini hadir kembali dengan materi Pemrograman: Desain Website Modern dengan Tailwind CSS dan Next.js. Kegiatan ini ditujukan untuk siswa tingkat SMK dengan kapasitas maksimal 40 peserta per sekolah, dan dipandu langsung oleh anggota DOSCOM. Harapannya, siswa bisa membangun portofolio digital, memahami tren teknologi terbaru, dan lebih siap menghadapi dunia kerja. Sekaligus, kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk membudayakan penggunaan open source di lingkungan pendidikan.
Dalam upaya mempercepat implementasi teknologi, kurikulum pendidikan sudah mulai mengintegrasikan aplikasi relevan. Namun, praktik masih banyak bergantung pada perangkat lunak berbayar. Padahal, pemanfaatan aplikasi sumber terbuka (FOSS) bisa menghemat biaya dan memberi kebebasan penggunaan, meski masih dianggap rumit karena ketergantungan pada aplikasi tertutup. Melihat hal ini, Dinus Open Source Community (DOSCOM) berinisiatif mengedukasi generasi muda lewat program Open Source On The School (OOTS). Salah satu agendanya adalah Doscom Code & Explore (DOSCODE), yaitu kegiatan pengantar yang dibawakan langsung di sekolah-sekolah. Setelah sukses digelar di SMK Palapa pada 2022, DOSCODE kini hadir kembali dengan materi Pemrograman: Desain Website Modern dengan Tailwind CSS dan Next.js. Kegiatan ini ditujukan untuk siswa tingkat SMK dengan kapasitas maksimal 40 peserta per sekolah, dan dipandu langsung oleh anggota DOSCOM. Harapannya, siswa bisa membangun portofolio digital, memahami tren teknologi terbaru, dan lebih siap menghadapi dunia kerja. Sekaligus, kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk membudayakan penggunaan open source di lingkungan pendidikan.


























