BEM FAKULTAS KEDOKTERAN
Gerakan Fakultas Kedokteran Mengajar
Tema : Pertolongan Pertama
Tahun Ajaran : 2025-2026
Tanggal : 2025-11-28 s/d 2025-11-28
Maksud&Tujuan : Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kontribusi nyata dari mahasiswa Fakultas Kedokteran kepada masyarakat, khususnya kepada pelajar SMA, melalui kegiatan edukasi kesehatan yang aplikatif dan bermanfaat langsung dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memilih tema pertolongan pertama, kegiatan ini diarahkan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dasar serta keterampilan praktis dalam menghadapi keadaan darurat medis yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat luas.
Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai wadah pengabdian mahasiswa kedokteran agar dapat melatih kepekaan sosial, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam bentuk pengajaran yang mudah dipahami oleh masyarakat awam. Selain itu, kegiatan ini menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara institusi pendidikan tinggi kesehatan dengan sekolah menengah atas, sehingga tercipta sinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan preventif.
Tujuan kegiatan ini secara khusus adalah:
Memberikan pemahaman kepada siswa SMA tentang konsep dasar pertolongan pertama pada kondisi-kondisi umum seperti pingsan, luka ringan, mimisan, tersedak, atau kecelakaan kecil yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Melatih keterampilan praktis siswa agar mampu melakukan tindakan awal pertolongan pertama sebelum mendapatkan bantuan tenaga medis profesional.
Meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pengetahuan kesehatan dasar sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.
Membentuk sikap peduli dan tanggap terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain di lingkungan sekitar.
Mendukung peran Fakultas Kedokteran dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan melalui edukasi yang tepat sasaran.
Dengan tercapainya tujuan-tujuan tersebut, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi para peserta, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki bekal keterampilan hidup (life skill) yang esensial dalam menjaga keselamatan dan kesehatan bersama.